CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum &  Kriminalitas
Otonomi & Suksesi
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Totabuan

10 March 2015

Walikota lantik 15 pejabat eselon II produk perdana lelang jabatan
10 Orang Promosi Eselon, 6 Birokrat Senior Nonjob

 

 IKUTI BERITA LAIN

Tidak bisa muat beban berat
Kejaksaan Periksa Truk Tronton Pengadaan PU-Kimpraswil 2012

Usut dugaan kasus Rp 1,6 miliar dana pensiun
Polres Layangkan Panggilan ke Dirut PDAM

Sudah Ikut Gladi, Tapi Batal Dilantik

Hasil supervisi di lokasi tambang emas
ESDM Temukan Penyimpangan Kecil di JRBM

Oknum PNS Kibuli Bupati Bolmut dan BKN

Per erat kekeluargaan, kebersamaan dan keakraban
Aliansi Adat Nusantara se-Bolmut Gelar Musda Perdana

Tindak lanjut study komparatif DPRD
Komisi I Agendakan Hearing Dikpora Bolmut

Kotamobagu, KOMENTAR
Sebanyak 10 orang birokrat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, patut berterima kasih kepada Walikota Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Walikota (Wawali) Drs Hi Jainuddin Damopolii. Ini, karena mereka mendapat “hadiah” berupa promosi, baik eselon mau-pun jabatan. Ya, terhitung Senin (09/03) kemarin, ke-10 birokrat dimaksud rata-rata dipromosi dari eselon III ke eselon II-b sekaligus diangkat sebagai kepala di-nas/badan.
Mereka yang naik eselon itu, masing-masing Hj Sitti Rafiqah Bora SE, Ir Imran Amon, Hi Moh Agung Adati ST MSi, Syarifah Dina Asyagaf ST, dr Nur Djannah Masloman, Rio A Lombone SSTP MH, Virgina D Olii SE, serta Inka Roby Simbar ST ME. Nama yang disebut ter-akhir, sebenarnya terhitung wajah baru di lingkup Pem-kot Kotamobagu, sebab dia sebelumnya berkarir di Pe-merintah Propinsi (Pemprop) Sulut.
Satu orang lagi yang men-dapat kepercayaan masuk dalam kabinet TB-JaDi –sebutan populis buat pasa-ngan Tatong Bara-Jainuddin Damopolii, karena diserahi posisi di eselon II-b yakni Mul’alif Podutolo SE MSi. Birokrat satu ini, sebenarnya sudah pernah menempati eselon II-b. Yakni sebagai Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Kotamobagu, namun kemudian masuk kotak alias nonjob.
Ke-10 birokrat yang dipro-mosi itu, termasuk di antara 15 pejabat baru yang diambil sumpah dan dilantik oleh Walikota Tatong Bara kema-rin. Mereka merupakan pro-duk perdana dari agenda lelang jabatan di Pemkot Kotamobagu.
Sayangnya, di tengah suka-cita yang sedang melanda 15 pimpinan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) baru selepas rolling jabatan itu, ternyata ada awan duka yang bergelayut di langit-langit aula kantor walikota –tempat pelaksanaan upa-cara pelantikan. Awan duka itu memayungi sedikitnya enam birokrat senior. Sebab, mereka harus menerima kenyataan pahit kehilangan posisi di eselon II-b alias kepala dinas/badan.
Makin menyedihkan lagi, meski sudah menyandang pangkat IV-b hingga IV-c, toh tidak menjamin kalau mereka berhak atas jabatan strategis dalam gerbong TB-JaDi. Pasalnya, seiring de-ngan dilantiknya 15 kepala dinas/badan yang baru, enam birokrat senior terse-but langsung nonjob dan “dibuang” ke sejumlah SKPD dengan “jabatan” baru se-bagai pelaksana .
Enam birokrat senior ter-buang itu, masing-masing Hi Hamzah Kastur SE ME yang semula Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, menjadi pelaksana di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda). Kemudian, Dra Hj Deevy R Rumondor dari Kepala BPMD-PP-KB, menja-di pelaksana di Badan Ling-kungan Hidup. Selanjutnya, Drs Hidayat Mokoginta dari Kepala Dishubparbudko-minfo, menjadi pelaksana di Dinas Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Ke-hutanan dan Ketahanan Pangan (DP4KKP).
Nama lainnya yakni Moh Saleh Zulhadji SE dari Ke-pala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), digeser ke pelaksana Dinas Tata Kota, Drs Hi Sa’ir Len-tang MAP dari Staf Ahli Bidang Pembangunan men-jadi pelaksana di Inspekto-rat, serta Abdullah Moko-ginta SH MSi dari Kepala DPPKAD menjadi pelaksana di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker).
Seusai pelantikan, Wali-kota Tatong Bara menegas-kan, penentuan jabatan pejabat eselon II sudah sesuai dengan amanat UU Aparatur Sipil Negara (ASN) No 5 Tahun 2014 dan Pera-turan Menteri Pendayagu-naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Per-menpan-RB) No 13/2014. “Selain aturan-aturan tadi, ini juga hasil penilaian dari panitia seleksi sewaktu para peserta seleksi jabatan ter-buka melaksanakan ujian kompetensi,” jelasnya.
Acara pelantikan itu sendiri turut dihadiri Wawali Jai-nuddin Damopolii, serta seluruh pejabat FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Tampak pula para pimpinan SKPD Pemkot Kotamobagu, baik eselon II maupun eselon III, para camat, hingga lurah dan sangadi.(cop)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin