CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum & Kriminalitas
Otonomi & Suksesi
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Tenggara 

24 January 2015

Rolling Kepsek Diminta Pertimbangan Momentum

 

 IKUTI BERITA LAIN

Bentenan Bakal Dijadikan Desa Adat

Erupsi Terakhir Soputan tak Muntahkan Abu Vulkanik
90 Persen Penduduk Usia Kerja Telah Bekerja

Ratahan, KOMENTAR
Meskipun di beberapa Kabupaten/Kota lainnya di Sulut sudah melakukan rolling atau mutasi kepala sekolah dan pengangkatan pengawas sekolah, namun untuk Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) masih sebatas rencana. Hanya saja, untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab lewat instansi teknis diminta untuk memperhatikan momentum yang tepat.
“Kami berharap rolling dan mutasi Kepsek memperhati-kan momentum yang tepat, di samping tentu tingkat ke-butuhan,” kata Ketua Persa-tuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mitra, Berty Meteng MPd kepada harian ini dalam wawancara, kemarin.
Meteng mengungkapkan, saat ini pihak sekolah se-mentara mempersiapkan pe-laksanaan Ujian Nasional (UN), di mana UN merupa-kan sebuah agenda penting yang perlu persiapan ma-tang di sekolah, khususnya terhadap anak didik supaya bisa meraih hasil maksimal. “Tentu ada persiapan-per-siapan dalam koordinasi oleh kepala sekolah dan semen-tara berjalan. Kalau kemu-dian tiba-tiba terjadi rolling atau mutasi, dikhawatirkan agenda persiapan UN juga menjadi terganggu,” se-butnya.
Lanjut Meteng mengung-kapkan, dalam pengangka-tan seorang guru menjadi Kepsek sendiri juga harus sesuai dengan aturan yang ada, utamanya adalah Per-aturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No-mor 13 Tahun 2007, Per-mendiknas Nomor 14 Tahun 2007, dan Permendiknas Nomor 28 Tahun 2008.
“Dalam beberapa aturan tersebut utamanya disebut tentang guru yang diberi tu-gas tambahan sebagai ke-pala Sekolah sudah harus memiliki sertifikat calon kepala sekolah yang diper-oleh melalui penilaian dan usulan pengawas sekolah, memiliki kemampuan mana-jerial, berprestasi, jujur, memiliki loyalitas dan ber-moral,” terangnya.
Sama halnya dengan peng-angkatan pengawas, kata Meteng, jelas diatur dalam Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007, di mana syarat-syaratnya antara lain seku-rang-kurangnya sudah per-nah empat tahun menjadi kepala sekolah, serta ber-pangkat sekurang-kurang-nya III/C. “Dan untuk penga-was TK dan SD harus berpen-didikan sekurang-kurangnya strata satu, dan pengawas SMP, SMA, dan SMK, harus memiliki ijazah strata dua, serta juga harus melalui ujian kompetensi,” terangnya.
Meteng menambahkan, ki-ranya hal ini dapat menjadi pertimbangan Dinas Pendi-dikan, Pemuda dan Olah-raga dalam menyusun calon kepala sekolah dan calon pe-ngawas sekolah dan meng-usulkannya kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan. “Kita berharap ke depan memiliki kepala Seklah dan Pengawas yang benar-benar berkualitas ser-ta mampu mngimbangi ira-ma kepemimpinan Bupati Ja-mes Sumendap SH dan Wa-kil Bupati Ronal Kandoli,” pungkasnya.(ftj)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin