CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum & Kriminalitas
Otonomi & Suksesi
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Selatan 

05 February 2015

Bupati Perintahkan Pengusaha Wajib Bayar Sesuai UMP

 

 IKUTI BERITA LAIN

Bulan Ini, SKPD Sudah Berjalan Normal

Pekan Depan, Pedagang Pasar Tumpaan Direlokasi
PT Putra Karangetang Beroperasi Tanpa UPL/UK

Amurang, KOMENTAR
Temuan adanya sejumlah perusahaan yang tidak membayar pekerja sesuai dengan Upah Minimum Propinsi (UMP), langsung disikapi serius oleh Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE. Dia meme-rintahkan agar pengusaha memperhatikan UU No 13 tahun 2003 tentang perlindungan tenaga kerja, yang didalamnya tercantum soal upah tenaga kerja.
“Tenaga kerja perlu dilin-dungi hak-haknya sesuai dengan perundang-unda-ngan. Pihak perusahaan sudah seharusnya mema-tuhi peraturan yang terkan-dung didalamnya. Dan Pem-kab Minsel sangat mense-riusi persoalan tersebut. Sehingga kesejahteraan da-pat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar bupati melalui Kadisosna-kertrans Drs Jeffry Prang kepada wartawan harian ini, Rabu (04/02) kemarin.
Lanjut dikatakannya Pem-kab Minsel sangat concern akan masuknya investasi. Bahkan akan menyambut dengan ‘karpet merah’. Mes-kipun demikian, bukan berarti ‘tutup mata’ bila ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak investor. Karena Pemkab akan menyiapkan sistem investasi yang sehat.
“Dalam hal ini pemerintah tidak berdiri berat sebelah, tapi berada di tengah-te-ngah. Maka dari itu walau-pun mewajibkan perusaha-an mentaati peraturan, ka-lau ada konflik dengan pe-kerja akan tetap melakukan pendekatan secara persua-sif. Kecuali nantinya tidak ada titik temu dari kedua be-lah pihak kita menjadi pre-ventif,” jelas Prang yang di-dampingi pengawas kete-nagakerjaan, Jerry Masi-nambow.
Dikatakannya juga selain UMP, harus diperhatikan per-soalan Kesehatan dan Kesela-matan Kerja (K3). “Sebab ka-lau tidak, ada sanksi-sanksi disiapkan oleh UU sampai pa-da ancaman kurungan badan. Karena ini tidak hanya ber-kaitan dengan karyawan tapi juga lingkungan sekitar. Un-tuk itu, kami sudah menu-runkan tim dalam rangka memeriksa di sejumlah per-usahaan,”pungkasnya.(vtr)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin