CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum & Kriminalitas
Otonomi & Suksesi
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Selatan 

23 July 2012

Besok, Minsel Bakal Miliki 3 Perda Baru

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pernah meraih kelurahan terbaik
Kelurahan Lewet
Genap Usia 58 Tahun

Lintas Berita Minahasa Selatan

Amurang, KOMENTAR
Sesuai rencana DPRD Minsel, Selasa (24/07) besok segera menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan daerah (Perda) melalui sidang paripurna. Di mana ketiga perda tersebut, telah selesai dibahas panitia khusus (Pansus) bersama pihak eksekutif dengan memakan waktu setahun lebih.

“Pimpinan dewan sudah menetapkan sidang paripurna, dengan materi penetapan perda. Materinya sudah selesai dibahas oleh pansus dewan. Semoga tidak ada hambatan lagi terkait pe-netapan perda ini,” kata Se-kretaris dewan, Ben Watung kepada harian ini, pekan ke-marin.
Sementara, Ketua Dewan Boy Tumiwa ketika dikonfirmasi soal berlarutnya penetapan perda, menjelaskan sebenarnya pihak legislatif sangat berkeinginan untuk menetapkan secepatnya. “Tapi semua dikembalikan juga kepada pihak eksekutif. Kalau mereka lambat, seperti kasus draf harus beberapa kali dikem-balikan. Karena, materi draf lari dari hasil pembahasan. Bahkan, sebelumnya pihak dewan melalui pansus melakukan jemput bola, tapi berdasarkan laporan kurang mendapat tanggapan dari pihak eksekutif,” tegasnya.
Ketua Pansus dewan, Steven Lumowa mengaku keterlam-batan ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan lemahnya pengua-saan materi di bidang hukum Setdakab Minsel.
“Pada saat paripurna, saya akan menyampaikan hambatan-hambatan yang terjadi akibat lambatnya kenerja eksekutif. Dan, semua itu saya akan sampaikan ke bupati. Apalagi laporan yang masuk ke pansus, ada salah satu tim dari eksekutif menggunakan nama pansus untuk kepentingan pribadi. Hal itu, perlu dilaporkan ke bupati, agar bisa diketahui siapa yang menjadi penyebab keterlam-batan. Apalagi, ini sesuai permintaan bupati,” jelas Lu-mowa, yang juga ketua fraksi PDIP.
Janji akan mengangkat ke-permukaan, siapa-siapa yang kurang pro aktif selama pem-bahasan juga mendapatkan sambutan positif.
“Memang harus diketahui oleh publik, dan dewan harus buka-bukaan, siapa-siapa yang mem-buat keterlambatan sehingga pembahasan ranperda jadi terlambat. Kan dampaknya su-dah terasa, di mana banyak sumber pen-dapatan untuk men-dongkar PAD Minsel ikut terhambat juga,” kata tokoh muda, Henly Tuerah.(vtr)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin