CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum & Keadilan
Kriminalitas
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Hukum dan Kriminal 

10 March 2015

Terpidana kasus korupsi
Kejati Eksekusi Oknum Kontraktor Talaud 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Dua Opa Lansia Nekat Cabuli Bocah 10 Tahun

Vhaya Mengaku Ketergantungan Obat Terlarang
Miliki Sajam, Marvil dan Joan Ditangkap

Manado, KOMENTAR
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Senin (09/03) kemarin, berhasil mengeksekusi terpidana kasus korupsi di Talaud. Lelaki Handry Palar (31), yang merupakan kontraktor terkait korupsi dana hibah bencana alam tahun 2008 silam, yang divonis Hakim Pengadilan Tipikor Manado tahun 2012 lalu dengan pidana penjara satu tahun ditangkap tim Kejati.

Tim Jaksa Eksekutor Ke-jaksaan Tinggi (Kejati) Sulut Romy Johanes SH dan Elwin Khahar SH MH, menangkap Handry saat hendak bertolak ke Melongune di Bandara Samratulangi Manado.
Hal tersebut diungkap Ke-pala Kejaksaan Tinggi (kaja-ti) Sulut, TM Syahrizal SH MH melalui Kasie Penkum dan Humas, Arif Kanahou SH.
“Tim eksekutor sekitar pu-kul 09.30 Wita mengekseku-si satu orang terpidana ka-sus korupsi dana hibah ben-cana alam tahun 2008. Dim-ana terpidana harus menja-lani hukumannya yang telah divonis 1 tahun penjara,” ujar Arif.
Diketahui, kasus korupsi dana hibah bencana alam tahun 2008, terjadi pada 21 Juli 2008- Desember 2009. Kasus ini menyeret mantan petinggi di Setdakab Talaud, salah satunya Mantan Asis-ten II Setdakab Talaud se-waktu kepemimpinan Bupati Elly Engelbert Lasut, Drs Husni Mandiri MM (63), yang dijatuhi hukuman satu ta-hun enam bulan penjara da-lam sidang di Pengadilan Tipikor Manado. Dalam ka-sus ini juga menyeret sejum-lah oknum kontraktor dan beberapa mantan anggota dewan. 
Dalam pelaksanaan proyek berbandrol Rp 8,5 milyar ter-sebut, tidak dilakukan se-suai isi kontrak. Proyek itu sendiri merupakan penang-gulangan bencana banjir bandang, dengan item pe-kerjaan meliputi pemba-nguaan sejumlah jembatan diantaranya, jembatan Su-ngai Mangutu, Sungai Sa-nguala, Sungai Taturian, Su-ngai Aingaran, Sungai Tule, Sungai Soro, Sungi Saroco, Sungai Kumbana, Sungai Tumino, Sungai Pengeran dan Sungai Lawano.(lan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin