CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Berita Manado
Politik & Pemerintahan
Pendidikan
Ekonomi
Hukum & Keadilan
Kriminalitas
Bolamania & Olahraga
 
 
BERITA DAERAH
Minahasa
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sangihe
Talaud
Sitaro 
Totabuan 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Hukum dan Kriminal 

05 February 2015

Kasus korupsi galian C 
Tiga Eks Kadistamben Tomohon Diadili 

 

 IKUTI BERITA LAIN

BMI-Polda Bahas Kemitraan

Diduga, Judi Ketangkasan Kembali Marak
Opa Luki Didakwa Habisi Nyawa Tetangganya
Gadis ‘Penyuka Wanita’ Diperkosa Pria Bertopeng

Manado, KOMENTAR 
Meski berbeda waktu saat menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Tomohon, tiga mantan Kadis kini duduk berdampingan di kursi pesa-kitan. Ketiganya menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Galian C Tomohon. 
Mereka diantaranya, Kadis tahun 2008-2009, RMJT alias Rudy, mantan Kadis pada tahun 2009-2010 AJT alias Albert, dan JDM alias Jantje mantan kadis hanya menjabat tiga bulan. 
Sebagaimana Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tomohon, Togap Sila-lahi SH, Baladhika Sureng-pati SH, Wilke Rabeta SH dan Irfan Harisman SH yang di-baca di Pengadilan Tipikor Manado, Rabu (04/02) kema-rin, para terdakwa selaku Kadis Pertambangan dan Energi Kota Tomohon, baik sebagai orang yang melaku-kan atau turut melakukan dengan Jerry Jan Supit sela-ku Kepala Bidang Pengusa-haan dan Pengolahan Data Dinas Pertambangan dan Energi Kota Tomohon ber-status terpidana, melakukan kesepakatan dengan perusa-haan pengambil dan pengo-lahan atas pungutan retri-busi bahan galian C di Kota Tomohon yakni PT Dayana Cipta, PT Cipta Beton Sinar Perkasa dan PT Cahaya Abadi Lestari, untuk menentukan nilai pajak yang harus diba-yar oleh perusahaan-peru-sahaan tersebut yang tidak disetorkan ke kas daerah . 
Menurut JPU perbuatan tersebut bertentangan de-ngan Perda No 1 tahun 2005 mengenai pajak. Dimana perbuatan para terdakwa diduga berlanjut ketika adanya pergantian kadis atau sewaktu masing-masing menjabat menjadi kadisnya. Akibat perbuatan para ter-dakwa sehingga negara merugi Rp219 juta. “Dengan demikian terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar JPU dihadapan majelis Hakim Jemmy Lantu SH, Darius Naftali SH MH, dan Arizone Megajaya SH. 
Terdakwa dijerat pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU N0 31 tahun 1999, pasal 3 jo pasal 18 dan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No 31 tentang pemberantasan tinda pidana korupsi yang diubah dengan Undang-undang no 20 tahun 2001 jo pasal 56 KUHP. Pena-sihat hukum (PH) terdakwa Jantje yakni, Laoura Lom-bogia SH dan Reynald Pa-ngaila SH, akan mengajukan nota keberatannya atau ek-sepsi.(lan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin