HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Induk

24 January 2015

Dari hearing komisi II dengan dinas dikpora
Dugaan Ipal Guru Sertifikasi Diserahkan ke Proses Hukum


Tondano, KOMENTAR
Salah satu rekomendasi hea-ring Komisi II DPRD Kabu-paten Minahasa dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Jumat (23/01) kemarin, adalah menyerahkan kasus dugaan Ijazah Palsu (Ipal) ratusan guru sertifikasi di Kabupaten Minahasa pada proses hukum. Hal ini disampaikan Ketua Komisi II Denny Kalangi.
Menurut Kalangi, sesuai penjelasan Kepala Dinas Dikpora Drs Jemmy Maramis dalam hearing, pihak Dinas Dikpora tidak punya kewena-ngan untuk menindak lanjuti atau menelusuri dugaan ipal guru-guru sertifikasi di Kabupaten Minahasa. Sebab kewenangan itu ada pada instansi yang membawahi perguruan tinggi. Dalam hal kelayakan guru sertifikasi, pihaknya juga hanya mene-rima berkas dari lembaga per-guruan tinggi yang ditunjuk sebagai penyelenggaran serti-fikasi guru. Sehingga kasus dugaan ipal ini tidak bisa di-campuri Dinas Dikpora. “Jadi kesimpulannya diserahkan ke proses hukum,” papar Kalangi didampingi personel Komisi II lainnya, Jeffry Rombot.
Sementara itu, Kadis Dikpora Kabupaten Minahasa, Drs Jem-my Maramis, dalam penjela-sannya kepada sejumlah war-tawan mengatakan hal yang sama. Dia hanya me-nambah-kan bahwa ketika proses hu-kum selesai, dalam arti sudah ada putusan hukum tetap, pi-haknya akan segera menindak lanjuti. Tindak lanjut dilakukan apabila ternyata ratusan guru sertifikasi tersebut diputuskan benar mengantongi ijazah palsu. “Kalau nanti terbukti, mereka (guru-guru, red) harus bayar TGR (Tuntutan Ganti Rugi). Yang jelas, kita juga harus menghormati proses dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tan-dasnya.(dav)



  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin