HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Hukum dan Kriminal

10 March 2015

Vhaya Mengaku Ketergantungan Obat Terlarang


Manado, KOMENTAR
Perempuan PB alias Vhaya (26), warga Kelurahan Hua-ngobotu, Kecamatan Dungi-ngi, Kota Gorontalo, me-ngaku ketergantungan obat terlarang jenis Subuxzone, sehingga nekat barter ganja miliknya dengan obat terse-but. Pengakuan itu dikata-kannya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ma-nado, Senin (09/03) ke-marin. 
Dihadapan majelis hakim Uli Purnama SH MH, terdak-wa melakukan pertukaran ganja dengan obat Subuxzo-ne bersama SA alias Dede karena ketergantungan. “Waktu itu saya dan Dede melalakukan pengiriman dari Gorontalo ke Manado, setelah saya mendapat ganja yang dikirim dari Jakarta. Kemudian menukarkan de-ngan obat Subuxzone,” ujar-nya. 
Dia juga mengaku bahwa , sejak tahun 2007 sudah me-ngalami keterantungan. “Dari 2007 saya sudah ke-tergantungan dan pada 2013 dari interfensi orang tua untuk masuk rehab. di Go-rontalo belum ada obatnya, hanya di RS Ratumbuysang, makanya saya menukarkan-nya dengan ganja,” katanya. 
Diketahui, kasus itu ber-awal Jumat 24 Oktober 2014 sekitar pukul 22.00 WITA, di Kelurahan Dendengan Da-lam, Lingkungan VII, Keca-matan Tikala dan di Jalan Kartini, Kelurahan Wenang, Kecamantan Wenang. Awal-nya terdakwa berkomuni-kasi dengan SA alias Dede (berkas terpisah). Dede pun meminta terdakwa me-ngirimkan ganja. Terdakwa memesankan barang haram dari Jakarta pada temannya Abang. Setelah mengantongi barang haram tersebut. ter-dakwa melakukan pengiri-man melalui sopir pangka-lan PO Garuda 88 dari Go-rontalo menuju Manado. Na-mun Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut telah menangkap Dede, sehingga petugas melakukan peman-cingan terhadap terdakwa dan melakukan pencarian terhadap terdakwa. Tim Re-serse Narkoba Polda berhasil mengamankan tersangka 25 Oktober 2014 lalu, di pang-kalan PO Garuda 88 Go-rontalo bersama barang bukti.Oleh JPU, terdakwa terancam pidana pasal 114 ayat(1) jo pasal 123 ayat (1) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Nar-kotika.(lan)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin