|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
04 July 2009
|
Kampanye calon presiden
(capres) Indonesia yang diikuti tiga kontestan
disertai pasa-ngannya masing-masing, per-kembangannya
tidak hanya diikuti rakyat Indonesia saja. Warga di
negeri tetangga se-perti Malaysia dan Singapura,
ternyata tak ketinggalan juga mengikuti sepak
terjang kam-panye Megawati-Prabowo, SBY-Boediono dan
JK-Wiranto. Malah mereka mempunyai ca-pres favorit
yang dijagokan memenangkan pesta demo-krasi di
negeri kita.
Alamsyah, seorang sopir taksi di Kualalumpur, saat
ditanyai tentang pilpres di Indonesia, langsung
bereaksi. “Yah saya mengikutinya lewat televisi
Indonesia yang bisa ditangkap di sini,’’ katanya
dalam dialek Me-layu saat ditanyai koran ini.
Alam-syah pun dengan cepat bisa menye-
butkan satu per satu capres yang sedang bertarung.
‘’Mega, SBY dan Pak JK,’’ katanya.
Lalu siapa capres yang akan menang? “Pak Bambang lah…..,’’
katanya menyahut ce-pat. Dia pun memberi argu-men
atas pilihannya. Menurut Alamsyah, SBY telah
memba-wa Indonesia ke arah yang lebih baik. “Saya
lihat Indo-nesia lebih baik di tangan Pak SBY,’’
katanya. Menariknya, Alamsyah cukup tahu dengan
profil SBY. “Dia kan bisa main musik (gitar), ramah.
Saya kira akan mengundang simpati rakyat,’’ katanya.
Lain halnya dengan Ghino bin Mohammed Lahir. Pria
yang berprofesi sebagai guide ini mengatakan,
Megawati, SBY mau pun JK berpeluang. ‘’Ketiganya
berpeluang,’’ kata-nya seraya mengatakan, keti-ganya
adalah calon pemimpin yang bagus. Tapi Ghino
me-nambahkan, sebaiknya se-orang presiden diberikan
wak-tu yang lebih lama untuk memimpin. “Untuk rakyat
baik jika presiden bisa lebih lama. Kalau
berganti-ganti, nanti ganti lagi programnya,’’
kata-nya sembari mencontohkan, Malaysia menjadi baik
di tangan Mahatir Mohammad karena diberikan
kesempatan memimpin cukup lama.
Sedangkan Paul memiliki pandangan lain. Menurutnya,
kans SBY untuk menang cu-kup terbuka. Namun begitu,
dia salut dengan majunya Megawati, sebagai calon
presi-den wanita. Menurutnya, demokrasi Indonesia
sangat bagus karena kaum perem-puan mampu tampil
dalam pentas politik tingkat elit.
Hal ini berbeda dengan Ma-laysia. “Kalau di
Malaysia, pe-rempuan baru sampai pada tingkat
menteri saja. Ketua partai dari wanita pun belum
ada,’’ katanya. Sedangkan se-orang pedagang bernama
Has-san mengakui dengan pesta demokrasi di Indonesia
yang benar-benar terbuka, di mana rakyat bisa
memilih langsung presidennya. Sedangkan Ma-laysia
sendiri, pemilihan perda-na menterinya ditentukan
oleh partai yang berkuasa di parle-men. ‘’Akan
menarik jika Ma-laysia bisa pemilihan langsung
seperti Indonesia,’’ katanya dalam dialek Melayu.
Sementara Amien, seorang guide asal Singapura
menga-takan, Presiden SBY yang kini mencalonkan
kembali, bisa memenangkan pilpres di In-donesia.
Menurut Amien, SBY diuntungkan karena masih berkuasa
dan di masa peme-rintahannya tidak terjadi masalah.
“Saya kira Pak SBY menanglah,’’ prediksinya.(rik)
|
|