|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Headline News
|
23 July 2012
|
|
JK: Pengeras Suara
Masjid Perlu Diatur
|
Makassar, KOMENTAR
Pengeras suara di masjid perlu diatur. Oleh sebab
itu, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, HM Jusuf
Kalla menyatakan akan menggelar penataran pengaturan
sound system atau pengeras suara masjid
se-Indonesia. Sehingga, pelantang suara di
masjid-masjid lebih teratur. “Bukan macam sound
systemnya yang diatur, tapi pengaturan bunyinya,”
kata JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, di ke-diamannya,
Jalan Mongin-sidi nomor 50, Makassar, Minggu
(22/07).
Menurut mantan wakil pre-siden ini, penggunaan
pe-ngeras suara di masjid-mas-jid selama ini tidak
dibekali dengan aturan yang jelas. Sehingga, pada
waktu-wak-tu menjelang pelaksanaan salat, suara
mesjid sangat keras. Hal ini membuat se-bagian orang
merasa ter-ganggu. “Inilah yang akan diatur. Saya
minta seluruh masjid tidak lagi menggu-nakan kaset
untuk memutar pengajian, tapi orang yang langsung
mengaji,” katanya. Waktu mengaji sebelum adzan, JK
melanjutkan, paling lama hanya lima menit. Setelah
itu, masuk adzan dan selanjutnya melaksana-kan salat.
Jika hal ini dite-rapkan, maka pelantang suara di
masjid akan lebih teratur. “Volumenya juga saya
minta dikurangi, ideal-nya hanya menjangkau 40 rumah
dari masjid,” katanya.
Pada kesempatan itu, JK juga menyampaikan menge-nai
penyeragaman waktu adzan melalui monitoring di
radio. “Saya minta pengurus untuk mencari radio yang
kontraknya murah,” ujar JK sambil tertawa. Selain
itu, JK akan mengoordinasikan hal ini ke Kementerian
Aga-ma dan Pendidikan. Dalam rencana kegiatan
tersebut, JK juga akan membicarakan mengenai
pembangunan pos kesehatan di masjid-masjid. “Kalau
ada bencana, masjid selalu jadi tumpuan kegiatan
kemasyarakatan,” katanya.
Amin Syam, yang juga mantan Gubernur Sulawesi
Selatan berjanji akan menyosialisasikan hasil
pertemuan tersebut. Dia mengatakan, masih banyak
masjid yang harus dibenahi, terutama mengenai fisik
bangunannya.(sbr/tnc)
|
|