|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
20 Maret 2010
|
|
Mentan Bakal
Persoalkan Pacuan Kuda di Paniki
|
Manado, KOMENTAR
Pembangunan lintasan pa-cuan kuda di kawasan lahan
Balitka (Balai Penelitian Kela-pa) Paniki, sudah
selesai dilaksanakan. Menurut Kadis PU Manado, Boy
Naray, peker-jaan selanjutnya di tahun 2010 ini
tinggal merampung-kan tribunnya.
Malah meski belum ada tribunnya, tapi lintasan untuk
olahraga berkuda yang diga-gas di era Walikota Jimmy
Rim-ba Rogi itu, sudah dipakai. ‘’Saat ini sudah ada
yang menggunakannya untuk lati-han,” kata Naray.
Sementara dari Jakarta, Menteri Perta-nian Suswono
masih memper-soalkan alihfungsi lahan Balitka di
Paniki tersebut menjadi areal pacuan kuda.
Diperoleh kabar Mentan sangat serius akan masalah
ini. “Mentan akan menjajaki dengan Gubernur Sulut
atas persoalan itu,” ungkap Anggo-ta DPD RI asal
Sulut, Aryathi Baramuli Putri (ABP) kepada Komentar
usai menemui Men-tan di Jakarta, kemarin (19/03).
Menurut ABP, Mentan sangat memahami permasalahan
Balitka, karena Mentan se-belumnya adalah pimpinan
tim komisi lV DPR RI periode 2004-2009 yang pernah
mela-kukan kunjungan kerja ke Balitka. Sehingga
persoalan tersebut, akan menjadi agenda penting
Mentan untuk dibahas bersama gubernur.
Lebih lanjut ABP menam-bahkan, anggota DPD RI asal
Sulut telah mengusulkan agar membangun
agropolitan/agro-wisata di lokasi pacuan kuda seluas
60 Ha, terutama pada lokasi balitka blok I,III dan V
supaya dipertahankan dan di-kembangkan kembali,
meng-ingat koleksi plasma nutfah kelapa hasil
eksplorasi dari berbagai propinsi dan kebun induk
kelapa dalam unggul sumber benih, sudah tergusur
proyek pacuan kuda. Hal ini akan menjadi agenda
Mentan, aku ABP. “Mentan janji akan membangun
kembali plasma Nutfah di Blok I,III dan V,”
tukasnya.
ABP sendiri berharap, Guber-nur Sulut melakukan
evaluasi mengenai alih fungsi lahan tersebut. “Kalau
mau dihitung berapa nilai pacuan kuda bagi
masyarakat?,’’ tanya ABP se-raya membandingkannya
de-ngan keuntungan perkelapaan di Sulut dengan
adanya lokasi pengembangan nutfah kelapa.
Pada bagian lain, ABP me-mastikan, tanggal 26-27 Mei
akan berlangsung Konferensi Kelapa Nasional di
Manado yang dihadiri Mentan. “Mentan sudah
menyatakan kesia-pannya hadir pada acara ter-sebut,”
kuncinya.(zal)
|
|