HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Headline News

23 January 2015

Kubu Agung-Ical Sepakat Merger


Jakarta, KOMENTAR
Dua kubu Partai Golkar kembali mengadakan perun-dingan islah di Kantor DPP yang terletak di Slipi, Jakarta Barat. Pada perundingan ke-empat ini disepakati bahwa kepengurusan akan diga-bungkan.
“Iya, sepakat melebur,” kata Waketum Golkar versi Munas Bali Syarif Tjitjip Soetardjo usai perundingan, Kamis (22/01).
Munas Golkar di Bali me-mutuskan Aburizal Bakrie (Ical) kembali menduduki ja-batan ketua umum. Hanya berselang kurang dari sepe-kan, kubu lainnya menye-lenggarakan munas di Jakarta dan memilih Agung Laksono menjadi ketua umum.
Baik Munas Bali atau Munas Jakarta sama-sama memben-tuk kepengurusan DPP. Kini kedua kubu itu sepakat untuk merger kepengurusan. “Kita sepakat siapa yang menjadi ketum ditentukan di penga-dilan,” imbuh Tjitjip.
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan itu menam-bahkan bahwa keputusan islah ini konkret. Kubu mana pun yang menang di penga-dilan berhak untuk menga-jukan konsep islah selan-jutnya, selain menggabungkan kepengurusan.
“Yang menang pengadilan dia mengambil inisiatif berikan proposal tidak harus terikat sekjen, berdasarkan konsep islah jadi digabung. Yang menang, selain jadi ketum, dia serahkan konsep islah,” papar Tjitjip.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Theo Sambuaga optimis partainya bakal ikut pilkada Sulut mendatang. “Kita akan ikut pilkada Sulut. Islah partai sedang berproses,” tukasnya kepada Komentar di Jakarta. 
Sejauh ini, pertemuan intersif antara tim dari Aburizal Bakrie dan Agung Laksono terus berlangsung. Sehingga dia menilai akan ada kesepaha-man. “Pertemuan sudah me-ngarah ke islah. Tinggal di-konkretkan,” tukasnya. Hanya saja, jika tidak ada titik temu maka Golkar dipimpin oleh pengurus lama. “Selama masa transisi sesuai ketentuan pe-merintah, maka yang terdaftar adalah DPP lama yang ketua umumnya Aburizal,” tukas-nya. Sedangkan pengamat politik dari LIPI Prof Siti Zuhro menilai Golkar Sulut belum bisa mengikuti pilkada. Menu-rutnya, KPUD tidak bisa me-nerima usulan partai yang sedang berkonflik dan status hukumnya belum jelas.
Sementara Direktur Center for Election and Politik UI, Dr Reno Suwarno menambah-kan, Golkar Sulut bisa ikut Pilgub Sulut mendatang. “Ten-tu saja bisa Golkar Sulut ikut pilkada, karena DPD Golkar Sulut secara organisasi tentu mengikuti perkembangan ada di DPP,” ungkapanya.(zal/dtc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin