HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Headline News

10 March 2015

WNI Gabung ISIS Manfaatkan Wisata Religi


Jakarta, KOMENTAR
Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung Mura-di mengungkapkan, warga negara Indonesia (WNI) yang ingin bergabung dengan jaringan Islamic State Iraq and Syria (ISIS), kini meng-gunakan modus baru. Mere-ka memanfaatkan banyak-nya perusahaan tour dan travel yang membuka program wisata religi ke Turki dengan potongan harga besar. 
Dari Turki para WNI yang ingin bergabung dengan ISIS tersebut kemudian masuk ke Suriah. Muradi meminta pemerintah melihat modus baru bergabungnya WNI dengan ISIS yang meman-faatkan program tour travel religi ke Turki sebagai anca-man serius. 
BNPT dan Polri harus seca-ra terintegrasi dengan ins-tansi lain melakukan lang-kah preventif agar modus tersebut tidak berkembang. Secara alamiah para WNI yang bergabung dengan ISIS itu akan kembali ke Indonesia 
dan berpeluang mengem-bangkan ajaran terorisme di tanah air. 
“Dengan semakin banyak-nya WNI bergabung dengan ISIS tersebut, adalah bagian dari bom waktu bagi gerakan terorisme di Indonesia,” kata Muradi melalui keterangan tertulis Senin (09/12). 
Apalagi menurut Muradi saat ini banyak program pe-nawaran bagi WNI untuk berkunjung Turki. “Hilang-nya 16 WNI yang mengikuti program tour travel ke Turki dan diduga bergabung deng-an ISIS menjadi modus baru bagi sejumlah WNI yang bergabung dengan ISIS via Turki,” kata dia. 
Cara ini dilakukan karena pola dengan modus lama te-lah terendus dan teridentifi-kasi oleh aparat keamanan. Beberapa waktu lalu sejum-lah WNI yang ingin berga-bung dengan ISIS tertang-kap di Bandara Soekarno-Hatta dan bandara di Malaysia. “Mereka sekarang me-manfaatkan program tour travel, baik yang murni un-tuk wisata ke negeri dengan dua budaya Eropa-Asia ter-sebut maupun program um-rah plus yang menjadikan Turki sebagai tujuan untuk berwisata sebelum atau sete-lah umrah,” kata Muradi.
Seperti diketahui, selain Turki, tujuan wisata religi dan umrah plus yang dimili-ki penyelenggara wisata re-ligi adalah Mesir, Yordania dan sejumlah negara yang memiliki situs atau keterkai-tan dengan sejarah keaga-maan. Menurut Muradi de-ngan menggunakan program wisata religi atau umrah dari tour travel tersebut, selain meringankan pengurusan dokumen, juga relatif murah dibandingkan mengurus sendiri. 
Tingginya persaingan da-lam bisnis penyelenggaraan wisata religi ke Turki mem-buat sejumlah perusahaan tour and travel memberikan potongan harga yang besar. Kondisi ini dimanfaatkan oleh WNI yang ingin berga-bung dengan ISIS. Mereka masuk melalui Turki dengan visa on arrival. 
Melihat dari sejumlah fakta tersebut Muradi mengingat-kan agar pemerintah melihat modus dan pola baru ini se-bagai ancaman serius bagi pergerakan dan mobilitas WNI yang bergabung dengan ISIS. 
BNPT dan Polri harus se-cara terintegrasi dengan ins-tansi lain melakukan lang-kah preventif agar modus tersebut tidak berkembang. Secara alamiah para WNI yang bergabung dengan ISIS itu akan kembali ke Indonesia dan berpeluang mengem-bangkan ajaran terorisme di tanah air. 
“Dengan semakin banyak-nya WNI bergabung dengan ISIS tersebut, adalah bagian dari bom waktu bagi gerakan terorisme di Indonesia,” pa-par Muradi.(sbr/mdc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin