HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Ekonomi dan Bisnis

05 February 2015

Konsumen Tidak Setuju ‘Cabo’ Dihilangkan


Konsumen Sulawesi Uta-ra (Sulut) sangat tidak setu-ju, apabila produk impor pa-kaian bekas atau biasa dise-but dengan Cakar Bongkar (Cabo) dihilangkan. Menurut mereka, cabo tak berdampak negatif bagi kesehatan. 
Ita, konsumen cabo asal Tomohon mengatakan diri-nya sangat gemar dengan cabo. Hampir tiap pekan ada saja pakaian cabo yang ha-rus dia beli. “Saya itu pekerja swasta yang setiap harinya harus berpenampilan mena-rik. Nah, kalau mau beli di toko, harganya mahal beda jauh sama yang di pasar,” ungkapnya.
Menurutnya, dihilangkan-nya produk impor berharga murah tersebut di tanah air, termasuk Sulut karena akan berdampak pada kesehatan, dinilainya tak masuk akal.
“Bayangkan jo kita pake cabo somo 8 tahun. Kita nda pernah mengalami gang-guan kesehatan, seperti alergi,” katanya.
Senada dengan Ita, Arnold konsumen cabo dari Samrat Manado ini juga tidak seka-lipun merasa dirugikan dari pemakaian produk ilegal tersebut. “So itu abis beli cabo jang langsung pake. Harus dicuci dulu deng aer panas, baru pake sabun biasa,” tuturnya.
Sementara itu, pedagang cabo yang biasa berjualan di Pasar Karombasan, Uti me-ngatakan pihaknya tak setu-ju dengan penghapusan cabo di pasaran. “Ado kiapa lagi dorang (pemerintah) mo larang torang ba jual cabo. Dorang seharusnya perha-tikan pa torang, bukan malah mo kase senggsara,” katanya.
Ia mengungkapkan omzet yang didapatinya dalam menjual cabo cukup bagus. Tapi, sayangnya dia tidak menyebutkan nominalnya berapa keuntungannya tiap bulan. 
“Pokoknya cukup mem-biayai keluarga. Kalu tidak ada untung, kita so lama nda ba jual cabo,” ujarnya, seraya menyebutkan ia menjual cabo sudah 10 ta-hun lamanya.(sco) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin