HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Pendidikan

03 March 2015

Prof Dr Dra Fatimawali MSi Apt
Farmasis yang Meraih Guru Besar


DOA dan semangat dari ibunda, Masurung Badji (Alm), ternyata berhasil mengantarkan sukses Prof Dr Dra Fatimawali MSi Apt meraih guru besar.
Predikat tertinggi di bidang akademik ini, bagi Fatima-wali yang mendapatkan tu-gas tambahan sebagai Ketua Program Studi farmasi Fa-kultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), sepenuhnya didedi-kasikan untuk kemajuan Unsrat ke depan.
“Keberhasilan ini saya per-sembahkan untuk kemajuan Unsrat yang semakin baik,” tukasnya.
Tak itu saja, istri tercinta dari Sahabuddin Umar BEng (Geology) MAusIMM, meng-aku siap menghadapi tan-tangan. Sebab, dengan me-mangku jabatan sebagai guru besar, maka tanggung jawab yang diembankan akan semakin lebih besar. “Sebagai seorang guru besar, tantangannya akan semakin besar,” ujarnya.
Lebih jauh, bagi ibunda dari dr Achmad Faussan A Umar MBBS, Fitria Angela Umar SKed dan Achmad Fadhil A Umar, yang sebe-lumnya pernah menjabat Kepala Bagian Kimia Fa-kultas Kedokteran Unsrat pada tahun 1999-2007 ini, menyatakan apresiasi se-tinggi-tingginya pada Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA maupun seluruh anggota senat Un-srat.
Menariknya, dalam orasi ilmiah yang dipaparkan dalam pengukuhan guru besar, baru-baru ini, Prof Fatimawali yang merupakan farmasis andal ini meng-uraikan tentang “Hubungan Genotipe, Subgenotipe dan Mutasi Gen X Virus Hepa-titid B (VHB) dengan Terja-dinya Kanker Hati”. 
Menurutnya, hepatitis B merupakan penyakit infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB). Pe-nyakit ini dapat menye-babkan hepatitis B akut dan hepatitis B kronis. Hepatitis B kronis dapat berlanjut menjadi sirosis hati dan kanker hati (hepatocellular carcinoma, HCC).
“Virus hepatitis B diper-kirakan menginfeksi 2 mi-lyar penduduk di seluruh dunia dan 360 juta dianta-ranya menderita infeksi VHB kronik terdiri dari 78 persen di Asia, 16 persen di Afrika, 3 persen di Amerika Selatan dan 3 persen sisanya di Eropa dan Amerika Utara,” tukasnya mengutip tulisan dari Deny dan Zoulim, 2010. 
“HCC merupakan tumor ganas paling sering di dunia dan tingkat kejadiannya me-ningkat di banyak Negara termasuk Indonesia. Wa-laupun termasuk kanker pa-ling sering ditemukan de-ngan peringkat ke lima un-tuk jumlahnya, HCC adalah penyebab kematian ketiga setelah kanker paru-paru dan lambung,” ujarnya kem-bali mengutip Lupberger and Hildt,2007.(eda)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin